Fajar Pramono : Paslon 1 Bias Dalam Visi Misinya, Paslon 2 Cukup Jelas


PONOROGO
- Usai mengikuti acara debat Pilkada Ponorogo ke 2, Kamis (19/11/2020) yang diselenggarakan oleh KPU Ponorogo antara Paslon 1 Sugiri Sancoko-Lisdyarita dengan Paslon 2 Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono, Dosen Universitas Darussalam (Unida) Gontor Ponorogo, Muhamad Fajar Pramono menyampaikan analisanya. "Paslon 1 (Giri-Lisdyarita) belum juga memanfaatkan forum itu dengan baik," ujar Muhamad Fajar Pramono.

Menurut Fajar, sebenarnya ada pertanyaan krusial dari calon 2. "Yaitu Pertama terkait dengan visi tidak kunjung dijelaskan tentang Ponorogo Hebat. Kedua terkait prestasi dan kontribusi selama menjadi politisi demokrat," terangnya.

Lebih lanjut, kata Fajar kalau dijawab dengan bagus,  lengkap dan terukur akan bisa merubah keadaan. "Bisa meyakinkan bahwa yang bersangkutan pantas untuk mendapat amanah itu. Setidaknya publik akan mudah membaca keunggulan paslon 1," terangnya.

Dia sangat menyayangkan karena kesempatan itu tidak dimanfaatkan dengan baik. "Justru kembali pada performa aslinya. Bias dalam visi dan misi. Pokok e hebat dan pokok e kerja. Tapi tidak kunjung tiba penjelasan apa kehebatan dan apa yang mau dikerjakan paslon 1," paparnya.

Dan justru kata Fajar, Paslon 1 ingin menutupi Kekurangannya dengan menyerang dan menyerang lagi. "Tapi secara serampangan dan menjadi blunder yang kesekian paslon 1. Seperti dalam mengukur jalan dengan rasa....he.. he.. Jalan itu diukur dengan.. meter (m) ... kilo meter (km),  dst. Bukan rasa," tandasnya.

Pun, Fajar mengatakan bahwa rasa itu subyektif dan cocok untuk kesenian dan budaya. "Jadi salah menempatkan ukuran. Ini bahaya bagi pejabat publik," ungkapnya.

Sedangkan paslon 2 menurutnya, sudah cukup jelas apa yang sudah dilakukan 5 tahun yang lalu dan jelas apa yang akan dilakukan 5 tahun ke depan. "Yang dibutuhkan publik dari paslon 2 terutama terkait dengan konsintensi dan keberlanjutan program tersebut. Dan yang sama penting adalah terkait sinergisitas dan kolaborasi dengan berbagai potensi di Ponorogo terutama unsur Pesantren dan Akademisi. Tidak simbolis atau jargon,  tetapi fungsional dan nyata. Saya pikir itu PR paslon 2 (Ipong-Bambang) ke depan," tukas Muhamad Fajar Pramono. (***)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cawabup Bambang : Ojo Lali Coblos Batik E

Kepemimpinan Ipong Menuai Keberhasilan Layak Dilanjutkan